Oleh : Andry Djayadi, S.H
![IMG-20190101-WA0004[1]](https://pedangkeadilan320894088.files.wordpress.com/2019/01/IMG-20190101-WA00041.jpg)
Tak terasa 4 (empat) bulan lagi (17 april 2019) akan dilaksanakan pemilihan umum (PEMILU) serentak untuk memilih presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPD. Berbagai macam kepribadian orang dari berbagai jenis suku, agama, pekerjaan, artis, dan profesi yang telah terdaftar sebagai daftar calon tetap (DCT) di KPU dan kini menjadi calon legislative (CALEG) baik tingkat pusat maupun daerah dalam pemilu 2019 yang kini tinggal menghitung bulan.
Tidak mengherankan jika caleg-caleg yang terjun dalam pemilu adalah orang-orang yang terkenal dan tenar seperti, seorang tokoh, artis, pengusaha, dosen dan biasanya adalah para pensiunan karena kursi parlemen konon hanya bisa di duduki oleh orang-orang berjas, ber’uang, memiliki banyak pengalaman dan kenalan
Namun hal itu berbeda dengan sebuah desa yang berada di bibir laut sulawesi tenggara bernama Torobulu. Desa yang terletak di kecamatan Laeya kabupaten Konawe Selatan (KONSEL) itu, yang secara geografis sangat jauh dari hiruk pikuk perkotaan dan ibu kota provinsi/kabupaten yang dekat dengan pembangunan dan kemajuan. Betapa tidak sebutan anak desa yang selalu disematkan dengan konotasi negatif seperti : kolot, kuno, gagap teknologi dan sulit bersaing dengan orang kota, kini terbantahkan. Tidak tanggung-tanggung desa yang berada di paling sudut itu tercatat memiliki 3 orang pemuda desa yang turut mewarnai surat suara kali ini dan bertarung dalam pemilihan anggota Parlemen/DPRD kabupaten konsel di daerah pilih (dapil) III (Tiga) yakni (Baito, Lainea, Laeya, Wolasi, Konda, Palangga Selatan Dan Palangga), yang siap memperebutkan 10 kursi di parlemen kabupaten. Ini merupakan sejarah pertama di desa tersebut yang masyarakatnya maju 3 (tiga) orang sekaligus. Berikut pemuda tersebut :
- Andi Aswan Apriliansyah, S.H
pemuda kelahiran 05 april 1995 ini adalah anak dari pasangan bapak Andi Sain dan ibu Yesse Majid selaku kepala desa Torobulu. Saat ini Andi Aswan terdaftar sebagai caleg dari partai Golkar nomor urut 8 (delapan). Pemuda lulusan sarjana hukum ini memiliki motto hidup, “tidak ada yang tidak mungkin ketika kita mau berusaha dan berdoa.” Karena itulah yang membuatnya yakin dalam pertarungan politik di 2019 ini, “saya ingin membuktikan bahwa pemuda itu mampu memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat banyak, sehingga kedepannya banyak pemuda yang temotifasi untuk memajukan daerahnya dan tidak hanya menjadi penonton tetapi menjadi pelaku dalam perubahan daerah.” Ujar aswan yang saat ini juga menjabat sebagai ketua pekerja PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN).
- Nilham, S.Pd.
Pemuda lulusan 2011 universitas haluoleo ini adalah pendiri Himpunan Mahasiswa Pelajar (HMP) Konsel Yang kini tercatat sebagai caleg dari partai PKS nomor urut 1 (satu). Disamping Beliau juga di kenal sebagai pengusaha muda yang sukses, beliau juga tercatat ini kali ke duanya mengikuti kontestasi Pemilu di Dapil yang sama. Memiliki pandangan hidup, ” jangan berhenti berbuat kebaikan, bekerjalah dengan ikhlas dan penuh tangung jawab.” Hal inilah yang meneguhkannya untuk kembali ikut bertarung. Menurutnya ini bukan hanya soal pemilu tetapi wadah untuk berbuat baik dan membuktikan kemasyarakat bahwa dirinya serius ingin memperbaiki SDM khususnya generasi muda di desa. “saya ingin berbuat lebih banyak untuk orang lain, fokus utama saya ingin meningkatkan sumber daya manusia utamanya generasi muda dan memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah, jaminan kesehatan dan pengobatan dirumah sakit dan memfasilitasi masyarakat dalam pengurusan KTP dan KK.” Ujarnya disela-sela kesibukanya menjadi Papa muda.
- Suparlin, S.pd.
Pemuda kelahiran 6 februari 1994 ini memiliki latar belakang aktivis Pelajar Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga saat ini menjabat sebagai ketua ikatan alumni (IKANI) SMPN 38 konawe selatan. Dengan mengendarai partai NASDEM bernomor urut 7 (Tujuh), membuatnya yakin untuk mendaptakan kursi di parlemen 2019. Berprinsip “ Peduli, jujur dan kerja keras.” menjadi modalnya untuk maju dan bertarung dalam kontestasi politik di 2019. “ Bidang Pendidikan, Pertanian, Nelayan dan Pertambangan adalah hal yang menjadi prioritas yang akan saya aspirasikan.” tutup suparlin disela-sela kesibukannya sebagai ketua panitia perlombaan perayaan tahun baru 2019 yang di adakan di desa torobulu.
Sekali lagi selamat berjuang wahai para tokoh pemuda desa, apapun yang terjadi yakinlah bahwa semua adalah ketetapan dari Sang maha pencipta. Teruslah memotifasi dan berbuat di daerah tercinta, dengan memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang telah engkau miliki, hingga akhirnya niat sucimu akan mengantarkanmu menuju parlemen di 2019.
#2019Pemuda Desa Menuju Parlemen#2019Anak Desa Menang.
“Penulis Merupakan Inisiator Dan Dewan Pembina FPPT (Forum Pelajar Dan Pemuda Torobulu).
“Nama Caleg di urut berdasarkan Abjad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar